Sabtu, Desember 10

Mengejutkan !!....Deretan Anak Muda Indonesia Berpenghasilan Ratusan Juta Per Bulan Ini, Ternyata Usianya Masih 25 Tahun.

Mengejutkan !!....Deretan Anak Muda Indonesia Berpenghasilan Ratusan Juta Per Bulan Ini, Ternyata Usianya Masih 25 Tahun.
Mengejutkan !!....Deretan Anak Muda Indonesia Berpenghasilan Ratusan Juta Per Bulan Ini, Ternyata Usianya Masih 25 Tahun.
Sukses di usia muda jadi impian banyak orang. Tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut, namun tidak sedikit yang bisa melakukannya. Ada banyak akan muda memiliki kegigihan dan semangat kuat sehingga bisa menghasilkan uang banyak di usia belia.
Beberapa dari mereka ada yang bergerak di bidang teknologi, retail dan ada juga bergerak di industri desain. Umur mereka masih berusia di bawah 25 tahun. Berikut deretan anak muda berpenghasilan ratusan juta per bulan.
1. Alfian Pamungkas Sakawiguna (20 Tahun)
Pemuda asal Sukabumi, Jawa Barat ini mendirikan perusahaan penyedia layanan cloud hosting berbasis SSD, domain register, Cloud Hosting, Server (VPS dan Dedicated Server). Perusahaan itu dinamai, PT Cloud Hosting Indonesia.
Minat Alfian terhadap dunia informasi teknologi tumbuh sejak kecil. Saat duduk di bangku SMP dia sudah bisa mendirikan warung internet (warnet) di kampungnya. Saat itu, akses internet di tempat tinggalnya masih jarang.
Alfian mendirikan usaha tanpa bantuan orangtua, modal untuk buka warnet didapat dari hasil berjualan pulsa. Lalu, modal untuk bisnis pulsa didapatnya dari hasil menjual karakter game online kepada para maniak permainan di dunia maya.
Sejak kecil Alfian tidak pernah bisa lepas dari komputer, bahkan selalu berada di depan layar komputer hingga larut malam. Hal itu sempat dikhawatirkan orangtuanya karena Alfian dianggap tidak pernah belajar.
Saat itu orangtua Alfian yang merupakan seorang guru di sebuah sekolah di kampungnya, menganggap kalau belajar itu harus membaca buku bukan di depan komputer. Namun, berkat berkat berbagai prestasi diraih Alfian, akhirnya bisa meyakinkan kedua orantuanya.
Kini setelah mendirikan PT Cloud Hosting Indonesia, penghasilan Alfian mencapai ratusan juta per bulan. Anak muda itu kini masih menimba ilmu di Telkom University, Bandung. 

PT Cloud Host Indonesia saat ini sudah memiliki jumlah sekitar 4.000 klien dari dalam dan luar negeri. Untuk berlangganan web hosting di 'idcloudhost' biayanya mulai dari Rp100 ribuan per tahun hingga Rp500 ribuan per tahun.

"Konsumen kami adalah rekan-rekan yang membutuhkan fasilitas pendukung untuk memaksimalkan website dan aplikasi mereka," kata Alfian kepada Money.id.
2. Yasa Paramita Singgih (21 Tahun)
Yasa Paramita Singgih sudah bisnis sejak usia 15 tahun. Tepatnya masih duduk di bangku SMP. Saat teman seusianya masih sibuk bermain, dia terpaksa harus mencari uang tambahan karena ayahnya divonis menderita hipertensi yang menyebabkan peyempitan pembuluh darah. Butuh ratusan juta rupiah untuk biaya perawatan.
Sebenarnya Yasa berada dari keluarga berada, saat itu keluarga mereka masih bisa membiayai pengobatan, namun untuk biaya sekolah Yasa dan hidup sehari-hari pas-pasan. Dari sanalah Yasa bertekad membuka usaha. Awalnya, dia bergabung bersama beberapa rekannya yang bekerja di event organizer (EO). Ketika itu mereka menggarap berbagai acara ulang tahun sweet seventeen anak baru gede (ABG).
Selepas lulus SMP kemudian Yasa lepas dari teman-temannya dan memilih buka usaha sendiri. Saat itu dia merintis usaha jadi reseler kaus yang dibeli dari kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dia juga sempat menjajal bisnis warung makan tau kafe kecil di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Namun bisnis tersebut tidak berjalan mulus.
Lalu Yasa memilih kembali fokus ke jalur fashion. Pada usia 19 tahun dia mulai merintis online shop bernama Mens's Republic. Barang-barang dijual adalah pakaian pria mulai dari sepatu, sandal, kaus, jas dan jaket. Dia menggandeng beberapa perajin di Jakarta, Bandung dan Tangerang.
Kini omzet Men's Republic sudah mencapai lebih dari Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap bulannya. "Kalau hari-hari biasa bisa Rp3 juta hingga Rp4 juta, tapi kalau menjelang Lebaran bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta sehari," tutur kepada Money.id. 
3. Sahal Firdaus (24 Tahun)
Sahal Firdaus sukses membangun bisnis dengan memberdayakan mahasiswa. Dia membuka studio desain bernama Nawa Factory, proyek utamanya membuat buku tahun sekolah SMA. Sebenarnya Sahal sudah lama menggeluti bisnis tersebut, namun perusahaannya itu baru resmi berdiri sejak September 2014.
Sejak duduk di bangku kuliah, Sahal mengaku tidak kerasan terus meminta uang dari orang tua, akhirnya dia membuka bisnis desain buku tahunan sekolah, namun awalnya tidak berjalan mulus. Dengan niat sungguh-sungguh menjadi pebisnis, Sahal tidak putus asa, meski sempat gagal. Dia terus berjuang sekuat tenaga untuk bangkit.
Dengan perjuangan itu, kini bisnis Sahal sudah menghasilkan ratusan juta rupiah per bulan. Pada 2016 ini ada 45 sekolah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang memesan buku tahunan dari Nawa Factory.
"Tahun ini sudah dibukukan omzet Nawa Factory Rp2,3 miliar," Kata Sahal kepada Money.id. Dari jumlah tersebut keuntungan bersih didapat perusahaan bisa mencapai 40 persen hingga 50 persen.
Sahal mengaku, pada 2017 nanti sudah siap untuk melayani buku tahunan di sekolah seluruh Indonesia. Daerah pertama yang dibidik Nawa Factory di luar Jabodetabek adalah Bandung. "Regional satu kami targetkan bisa melayani 70 sekolah," jelasnya.
Baca juga :Amazing!!.....Penjual Pisang Goreng Yang Cantik Ini Bisa Beli 3 Mobil Mewah. Inilah Ceritanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar